Review Honda Brio Satya E CVT 2017

Review keunggulan kelemahan Honda Brio E CVT
Review Honda Brio Satya E CVT 2017

Honda Brio Satya tipe E  mengalami perubahan signifikan pada bagian wajah. Perubahan tersebut dapat dilihat dari bagian Brio Facelift yang mengaplikasikan wajah mirip Honda Brio RS namun tidak mendapatkan headlamp projector dan tidak mendapat banyak aksen krom. 

honda brio RS vs Satya
Headlamp Brio RS dan Satya berbeda

Desain Honda Brio Satya E

Jika dibanding generasi sebelumnya, perbedaan tersebut terasa cukup jauh, karena headlamp tidak membulat seperti generasi sebelumnya. Selain itu foglamp juga terpisah, tidak menyatu dengan gril yang ada di bagian bawah.

keunggulan dan kelemahan honda brio satya
Di bagian bodi samping, tidak ada perubahan sama sekali. Sein masih terletak pada spakbor samping dan belum mengaplikasikan sein LED pada spion.
Di bagian samping perubahan hanya terjadi pada pelek berukuran ring 14 dengan desain baru yang memberikan kesan lebih segar bila dibanding generasi sebelumnya.

Hanya ada sedikit perubahan di bagian belakang yaitu aksen merah pada headlamp dan juga panel krom di bawah yang sedikit memberi tampilan segar. Bentuk lampu belakang sebenarnya masih sama dengan generasi sebelumnya, namun ada aksen merah di sekitar lingkaran tengah, yang di generasi sebelumnya aksen merah tersebut tidak ditemui.

lampu belakang brio satya e cvt 2017
Model yang sekarang lampu belakang dominan merah, pada generasi sebelumnya disekeliling bulatan lampu belakang hanya mika bening.

Desain bagasi belum berubah, tetap dengan sistem yang lama. Membuka bagasi harus dengan kunci atau dari dalam kabin.

Mesin dan transmisi


Meskipun mengusung mesin yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu 1.200 cc, 4 Cylinder, i-VTEC, namun pihak Honda menyatakan bahwa tenaga lebih meningkat karena perubahan engine management. Tenaga yang dihasilkan adalah 90 PS dengan torsi 110 Nm.

kelebihan kekuragan mesin honda brio
Cangkok mesin lama, beda setelan tenaga

Honda Brio E CVT ini merupakan LCGC (Low Cost Green Car) satu-satunya yang menerapkan transmisi tersebut. Karena transmisi CVT tergolong transmisi baru. Sebelumnya transmisi mobil ini hanya otomatis konvensional 4 percepatan.

Interior

Di bagian interior, perubahan ada pada bagian dashboard yang menggunakan desain baru. Desain ini juga sudah digunakan pada Honda Mobilio Facelift dan BRV.

Konsumsi BBM Honda Brio Satya
Dasbor mirip Mobilio facelift 2016 dan BR-V

Di bagian panel tengah terdapat warna black piano dengan sebuah headunit aftermarket yang memiliki fitur-fitur, seperti ipod, USB, AUX, CD dan radio. Audio dapat diatur melalui lingkar kemudi, yang di sini termasuk mengatur volume, channel dan mode pada headunit. Mobil ini juga dilengkapi dengan fitur AC digital. Yang berarti mobil ini merupakan satu-satunya LCGC yang dilengkapi fitur tersebut.

Dilengkapi dengan 5 buah cup holder, 2 buah cup holder di tengah konsol dan 2 buah di bagian door trim dan 1 buah di belakang rem tangan. Penyimpanan terbuka ada di door trim kiri dan kanan, di bawah kisi ac dan di konsol tengah yang totalnya ada 6 buah. Sedangkan laci penyimpanan tertutup hanya 1 di bagian kiri.

Posisi duduk tidak berubah. Sayangnya tidak ada setelan naik-turun, sehingga mendapatkan posisi duduk yang tetap. Hanya bisa dimaju-mundurkan dan juga mengubah reclining posisi sandaran. Di sisi kemudi ada fitur tilt steering, tetapi tidak telescopic sehingga hanya bisa diatur posisi naik-turun

Beralih ke bagian kabin belakang. Mobil ini sudah dilengkapi dengan seat belt 3 titik untuk penumpang samping dan seat belt 2 titik untuk penumpang di bagian tengah. Pada penumpang di posisi samping, leg room cukup luas, namun bagian headroom (ruang gerak atas) agak terbatas, kemungkinan besar hal tersebut bisa menjadi masalah bagi penumpang dengan tinggi 170 cm yang duduk di posisi samping. Sedangkan untuk penumpang di posisi tengah, hal tersebut tidak menjadi masalah karena ruang gerak cukup luas.

Performa dan Konsumsi BBM Honda Brio

CVT memiliki beberapa keunggulan, yaitu konsumsi bahan bakar yang baik. Konsumsi tersebut ditunjukan dengan perbandingan jarak tempuh 14,9 km/liter untuk dalam kota, sedangkan di jalan tol bisa mencapai 21,6 km/liter. Akselerasi juga lebih baik daripada transmisi otomatis konvensional 4 percepatan, karena menghasilkan akselerasi 12,9 detik untuk 0-100 km/jam

Kenyamanan dan impresi berkendara

Mengenai kenyamanan tidak ada perubahan yang berarti dibandingkan generasi sebelumnya karena suara bising roda saat berjalan masih masuk ke dalam kabin. Hanya saja ada pembaruan karakter di bagian handling terkait karakter suspensi baru yang dikembangkan oleh Honda. Pembaruan tersebut menjadikan mobil ini memiliki handling yang baik dan sensasi mengemudi yang menyenangkan, namun hal itu juga memberi dampak pada bantingannya yang tidak lagi empuk seperti sebelumnya

Kesimpulan

Jika mencari sebuah LCGC dengan tenaga besar serta konsumsi bahan bakar yang baik, Honda Brio Satya Tipe E ini adalah pilihan tepat. Mobil ini adalah satu-satunya LCGC yang dilengkapi dengan transmisi CVT dan juga build quality yang baik, ditambah beberapa fitur yang tidak dimiliki LCGC lain. Sayangnya harga yang dibanderol termasuk cukup mahal, yaitu Rp. 150.100.000,-.

Review Honda Brio Satya E CVT 2017 Review Honda Brio Satya E CVT 2017 Reviewed by Handi Cahyono on March 09, 2017 Rating: 5

No comments

Latest in Sports